<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Alumni Universitas Pajajaran Psikologi 82</title>
	<atom:link href="http://unpadpsi82.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://unpadpsi82.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Dec 2007 01:13:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='unpadpsi82.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/3593fd9f0a408d6ff412cbf4dcad0a66?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Alumni Universitas Pajajaran Psikologi 82</title>
		<link>http://unpadpsi82.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>PERTANDINGAN YANG TAK PERNAH BERAKHIR</title>
		<link>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/19/pertandingan-yang-tak-pernah-berakhir/</link>
		<comments>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/19/pertandingan-yang-tak-pernah-berakhir/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Dec 2007 10:11:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tiuridahutabarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/19/pertandingan-yang-tak-pernah-berakhir/</guid>
		<description><![CDATA[ By: Tiurida Hutabarat
Sering tidak disadari pertandingan itu dimulai, bendera kuning dikibarkan ketika perbandingan sosial  dijadikan paramenter untuk mengukur thermometer kepuasan, kesenangan, kesuksesan dan kebahagian.Awalnya mungkin kita hanya menyuruh anak giat belajar supaya bisa masuk sekolah atau universitas yang baik.  Kemudian kita sadari bahwa semua orang tua juga menganjurkan hal yang sama pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=17&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><font color="#ff00ff"><i><span style="font-size:14pt;"><font face="Times New Roman"> By: Tiurida Hutabarat</font></span></i></font></p>
<p><span style="font-size:14pt;"><font face="Times New Roman">Sering tidak disadari pertandingan itu dimulai, bendera kuning dikibarkan ketika perbandingan sosial<span>  </span>dijadikan paramenter untuk mengukur thermometer kepuasan, kesenangan, kesuksesan dan kebahagian.</font></span><font face="Times New Roman"><span style="font-size:14pt;">Awalnya mungkin kita hanya menyuruh anak giat belajar supaya bisa masuk sekolah atau universitas yang baik.<span>  </span>Kemudian kita sadari bahwa semua orang tua juga menganjurkan hal yang sama pada anaknya.<span>  </span>Setelah itu, mungkin kita menambah les computer, matematika, fisika, inggris dan banyak lagi supaya si anak lebih baik dari rata rata, tetap dengan alasan supaya bisa masuk sekolah atau universitas terbaik.<span>  </span>Ternyata orang tua yang lain juga melakukan hal yang sama.<span>  </span>Kemudian kita mungkin menambahnya dengan memberikan<span>  </span>computer agar si anak bisa kerja lebih cepat, lebih baik dan lebih unggul, masih dengan alasan yang sama untuk bekal masuk sekolah atau universitas terbaik.<span>  </span>Dan orang tua yang lainpun sama dengan kita melakukan hal yang sama.<span>  </span>Dan dalam proses tsb, secara tidak sadar kita sudah menjadikan sekolah atau universitas terbaik itu adalah penjara dimana dia bisa belajar banyak tentang pengetahuan tetapi sedikit sense untuk bisa mengerti kesusahan orang lain. Anak <span> </span>yang kita cintai untuk tidur larut malam dan bangun pagi dengan perasaan lelah.<span>  </span>Mengalahkan dunia luar tetapi bukan kebiasaan buruk diri sendiri.<span>  </span>Kita tidak menyadari itu semua, mungkin yang selalu dalam kesadaran kita adalah <span> </span>pertandingan merebut sekolah terbaik yang belum berakhir.<span>  </span>Masih 0 VS 0 dan mungkin makin seru dengan banyak penonton yang ingin mengetahui akhir pertandingan.<span>  </span></span><span style="font-size:14pt;">Penonton yang berkomentar: ‘ Itu lho bu,<span>  </span>anaknya si B juara A”, “ Anaknya si C,<span>  </span>sekarang sudah bisa beli mobil sendiri.<span>  </span></span></font><span style="font-size:14pt;"><font face="Times New Roman"> </font></span></p>
<p><span style="font-size:14pt;"></span><span style="font-size:14pt;"><font face="Times New Roman">Pertandingan yang kedua bisa jadi dimulai, ketika kita sebenarnya cukup nyaman dengan pekerjaan kita, dengan lingkungan kerja kita tetapi mulai ada<span>  </span>keinginan untuk mendapat ‘ikan’ yang lebih besar, gaji yang lebih besar, kesempatan karir yang lebih besar.<span>  </span>Kita mulai mencari dan berhasil mendapatkan kolam baru yang tentu lebih besar dengan ikan yang lebih besar juga.<span>  </span>Di kolam baru ternyata, ada ikan yang lebih besar dari kita.<span>  </span>Ikan yang kita miliki sekarang jadi kelihatan kecil dan tak berarti, kolam dia juga lebih besar.<span>  </span>Mulailah pertandingan menghangat.<span>  </span>Kursus malam mulai dicari, keterampilan hard skill dan soft skill termasuk mendekati atasan dan melobi mulai dipelajari dan dipraktekan.<span>  </span>Kita berhasil menangkap si ikan yang dimiliki teman itu.<span>  </span>Tetapi ada lawan baru, dengan ikan yang lebih besar dan kuat.<span>  </span>Kita lakukan lagi usaha yang lebih keras, waktu yang lebih banyak, jejaring yang lebih lebar dan sesungguhnya kita lupa bahwa ikan yang kita miliki itu sudah bisa memberikan rumah yang lebih besar tetapi jarang kita tempati,<span>  </span>liburan yang lebih jauh tetapi susah kita nikmati, layanan kesehatan yang prima tetapi selalu merasa kurang sejahtera.<span>  </span>Masih ada lawan, pertandingan belum selesai, ini yang selalu kita ingat setiap memulai hari baru.<span>  </span>Lawan yang sebernarnya akan selalu ada dengan makin tanpa batasnya dunia kita, dengan makin seringnya manusia ke bulan tetapi makin berkurang kita mengunjungi tetangga.<span>  </span>Dengan makin luasnya dunia luar kita dan makin sempitnya dunia dalam kita.</font></span><span style="font-size:14pt;"><font face="Times New Roman"> </font></span></p>
<p><span style="font-size:14pt;"></span><span style="font-size:14pt;"><font face="Times New Roman">Kapan pertandingan akan diakhiri?</font></span></p>
<p><span style="font-size:14pt;"><font face="Times New Roman">Jumat sore, ketika ada pertemuan orang tua guru, dan kebetulan dapat giliran terakhir.<span>  </span>Si guru yang bijak berkata, anakmu belum bisa baca, belum bisa memegang alat tulis dengan baik, menggunting dengan lurus tetapi dia selalu riang, “happy go lucky” person,<span>  </span>berteman dengan baik, tidak menunjukkan kekecewaan waktu tidak bisa dan tidak malu bertanya kalau tidak tahu.<span>  </span>And it is enough, don’t break it, katanya .<span>  </span>Apakah karena nasehatnya atau karena tidak ada penonton lain, ibu lain yang berkata: “anakku sekarang sudah bisa menggambar, seperti Van Gough waktu kecil”, tetapi perkataannya begitu mengena”<span>  </span>“YA! It is more than enough untuk menjadi apa saja dikolam yang dia pilih,<span>  </span>kehidupan yang dia pilih”.  Tiba tiba saja, komentar si sulung :&#8221; I have a  life&#8221; ketika dia menolak untuk les bahasa mandarin meskipun sudah diceramahi  tentang pentingnya menguasai bahasa mandarin di era yang akan datang, menjadi wake up call &#8220;Ya, pertandingan itu harus diakhiri, karena hidup bukan berarti ikan  di kolam besar, di universitas terbaik, tetapi ikan di kolam yang pas.  Ikan yang bisa menjadi dirinya s dan merasa sejahtera di kolamnya&#8221;</font></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/unpadpsi82.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/unpadpsi82.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/unpadpsi82.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/unpadpsi82.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/unpadpsi82.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/unpadpsi82.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/unpadpsi82.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/unpadpsi82.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/unpadpsi82.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/unpadpsi82.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/unpadpsi82.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/unpadpsi82.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=17&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/19/pertandingan-yang-tak-pernah-berakhir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ebaacc99dcf4a7719205918b59cb7566?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tiuridahutabarat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>UNDO BUTTON</title>
		<link>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/18/undo-button/</link>
		<comments>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/18/undo-button/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Dec 2007 00:52:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggrekayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[alumni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/18/undo-button/</guid>
		<description><![CDATA[  by Tiurida Hutabarat
Celana jeansku sudah perlu diganti, dan sayangnya tidak  punya waktu terlalu banyak untuk memilih dan membawanya pulang.  Masih banyak things to do di sore ini.  Makan malam, memandikan anak dan memerika PR mereka.  Memilih jeans bukan terlalu sukar, menurutku.  Karena model, warna, fungsinya hampir standart.    Paling paling hanya menanyakan ukuran, mencoba ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=16&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em>  by Tiurida Hutabarat</em></p>
<p>Celana jeansku sudah perlu diganti, dan sayangnya tidak  punya waktu terlalu banyak untuk memilih dan membawanya pulang.  Masih banyak things to do di sore ini.  Makan malam, memandikan anak dan memerika PR mereka.  Memilih jeans bukan terlalu sukar, menurutku.  Karena model, warna, fungsinya hampir standart.    Paling paling hanya menanyakan ukuran, mencoba ke kamar pas dan membayarnya.  Dalam waktu  20 menit selesai sudah.    Ternyata aku salah, masuk ketoko jeans 5 tahun yang lalu berbeda dengan sekarang.  Sambutan pramuniaga yang tampak professional dan mulai menanyakan model apa yang kumaui, membuatku kebingungan.  Model apa? <span id="more-16"></span> Maksudnya apa? Jeans ya, jeans, warna biru dengan model kaki seperti pipa yang semata kaki itu.   Kelihatan si penjaga mungkin mulai mengerti, bahwa calon pembeli saat ini adalah jenis alien yang tidak pernah mengikuti model terbaru, yang lagi fashion.  Mulailah dia membuka katalognya dan menjelaskan tentang boogie, tentang loose and fit tentang strech, tentang boot, tentang yang lagi fashion saat ini, trend yang akan datang dll.  Penjelasan yang professional ini bukannya memudahkanku untuk memilih.  Kebingungan baru mulai muncul, sekarang aku nggak tahu lagi mau beli jeans apa.  Supaya tidak salah memilih dan mengetahui dengan pasti celana jeans mana yang tepat untukku, cara satu satunya yang terpikir saat itu adalah keluar masuk kamar pas.  Kebingungan dan kecemasan  baru muncul.  Ternyata beberapa  celana yang kucoba menjadi menarik untuk dibawa pulang.  Model boogy, menutupi banyak lemak dipinggul ini tapi sekarang sudah kurang fashion.  Model boot  cocok dengan bluls  yang baru kubeli, tapi  masalah warna dan pertanyaan apakah akan bertahan lama mulai mengganggu pemilihan?  Beli dua duanya? Wah&#8230; bukan solusi, memberatkan anggaran belanja bulan ini! </p>
<p>Pilihan harus dilakukan dan waktu bolak balik tukar pakaian sudah lebih dari 1 jam.  Disaat kriitis seperti ini sang pramuniaga professional itu mengeluarkan jurus pamungkasnya  bisa  &#8221;refund&#8221;.</p>
<p> Akhirnya, mungkin karena sudah kelelahan secara emosionil atau waktu yang makin berlari, atau mungkin juga jurus pamungkas sang pramuniaga &#8220;Refund&#8221;,  putusan dilakukan.  Sementara kubawa yang boogie itu dulu dan kalau ternyata kurang cocok  saat dicoba dirumah, kukembalikan.</p>
<p>Ada jurus pamungkas ,  &#8221;UN DO&#8221;,  kata seorang teman   yang menasehatiku jangan takut untuk mengeksplore software adobe photoshop.  Main main, coba coba dan lihat hasil Berjuta alternative dari tangga trial and error, akan menghasilkan berjuta image photo.  Pilih yang paling bagus,  kalau tidak cocok, kalau salah, kalau ragu ragu.  Just push the undo button.  Dan voila&#8230;. Bersih seperti awal, halaman baru dan let&#8217;s start with the new insting untuk mencoba lagi, hapus lagi, start lagi, sampai image photo yang diinginkan.</p>
<p>Seorang teman, sedang berkeluh kesah, perkawinannya membosankan dan sang pasangan saat ini dia rasakan ternyata tidak cocok dengan dirinya.  Kurang romantis, mau menang sendiri, terlalu sibuk dengan pekerjaan, dan lain lain yang daftarnya bisa panjang sekali.  Disisi lain, saat ini dia lagi menjalin hubungan dengan pria idaman lain yang sebenarnya teman lama, teman semasa kuliah dulu.  Reuni yang terakhir, mendekatkan hubungan mereka kembali yang sempat terputus.  Sejak itu hubungan makin akrab, ditambah dengan bumbu kenangan manis saat dulu  yang mempersedap  dan menambah selera hubungan lama  yang terjalin kembali tsb.   Resep baru yang mulai muncul di teman ku itu, resep yang berjudul ‘SEANDAINYA SAJA&#8221;, .  Dia sangat ingin mencoba resep barunya tersebut dan  tergoda menggunakan UNDO BUTTON di perkawinanannya.  Menghapus dan memulai yang baru sampai menghasilkan image yang sesuai dengan yang diinginkannya, image dalam bentuk harapan pria yang bisa memuaskan hatinya.</p>
<p>Kemajuan IT,  masyarakat yang makin permisif dan prinsip hidup hedonism menjadi ‘window&#8217; yang sangat enak untuk bermain ‘undo&#8217; botton.  Dimulai dari iseng iseng, main main, klik sana klik sini, chatting, kenalan dan lho koq ada yang nyangkut ya? Enak diajak ngobrol dan bercanda.  Pengetahuannya luas, humornya berselera, kelihatannya sabar dan romantis  lagi.  Voila&#8230;.bisa dicoba, tidak ada resiko, muka saja tidak tahu dan nama saja mungkin samaran. Dan kalau pada akhirnya  sang  image foto tidak cocok untuk Pulitzer prize, atau keluar masuk kamar pas itu tidak membawa sang alien dengan jeansnya menjadi  model yang baru lahir di blantika fashion Milan -Italy .  Masih ada jurus pamungkas &#8220;Un do button&#8221;</p>
<p> Kebebasan untuk menjadi apa saja, dan memulai dan mengakhiri kapan saja sesuai dengan selera hati merupakan alasan yang sangat tepat untuk bermain main dengan exit door  dan yang sejenisnya &#8220;un do &#8221; button, refund, unscribe ini.  Kebebasan yang seringkali kebablasan dan  dibayar mahal oleh hubungan yang hancur, hati yang terluka, waktu yang tidak produktif dan tentu saja penyesalan.  Karena pada akhirnya, tidak ada sesuatupun yang begitu sempurna, yang sesuai dengan keinginan, yang memenuhi semua cita rasa.  Hidup akhirnya persoalan pandai pandai membebaskan diri dengan melihat  kebawah sehingga kita bersyukur akan hari yang kita lewati, akan kehidupan yang kita miliki dan kapan harus lihat ke atas sehingga kita tetap punya semangat menikmati semua dunia baru, semua petualangan, semua cita cita,  semua image photo yang siapa tahu dapat  Pulitzer prize.  Jadi untuk apa sebenarnya  &#8221;UN DO&#8217; button?</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/unpadpsi82.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/unpadpsi82.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/unpadpsi82.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/unpadpsi82.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/unpadpsi82.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/unpadpsi82.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/unpadpsi82.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/unpadpsi82.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/unpadpsi82.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/unpadpsi82.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/unpadpsi82.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/unpadpsi82.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=16&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/18/undo-button/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/07d509844546b409c6ea1597370a6acc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggrekayah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ARTI SEBUAH NAMA</title>
		<link>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/12/arti-sebuah-nama/</link>
		<comments>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/12/arti-sebuah-nama/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Dec 2007 00:30:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggrekayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[alumni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/12/arti-sebuah-nama/</guid>
		<description><![CDATA[By: Tiurida Hutabarat HCMC, 11 December 2007
Ini hari yang panjang&#8230; dari seorang ibu yang dirumah saja.  Pada kenyataannya tidak di rumah saja, karena justru harus ke luar rumah untuk bisa main peran.  Ketemu guru, ketemu penjual  di pasar, ketemu ibu ibu 

dari teman anak atau  suami. 
Nyaris hampir tidak ada tempat berada dimana si ibu dipanggil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=15&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"><em><span style="font-size:14pt;"><font face="Times New Roman">By: Tiurida Hutabarat </font></span><span style="font-size:14pt;"><font face="Times New Roman">HCMC, 11 December 2007</font></span></em></span></p>
<p><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;"><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">Ini hari yang panjang&#8230; dari seorang ibu yang dirumah saja.  Pada </span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">kenyataannya tidak di rumah saja, karena justru harus ke luar rumah untuk <a href="http://unpadpsi82.files.wordpress.com/2007/12/tiur02.jpg" title="tiur03"></a>bisa main peran.  Ketemu guru, ketemu penjual <span> </span>di pasar, ketemu ibu ibu</span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;"> </span></span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;"><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;"></span></span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;"><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;"></p>
<p align="right" style="text-align:center;"><img align="right" src="http://unpadpsi82.files.wordpress.com/2007/12/tiur02.jpg" alt="tiur03" /></p>
<p align="left">dari teman anak atau <span> </span>suami. </p>
<p></span></span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">Nyaris hampir tidak ada tempat berada </span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">dimana si ibu dipanggil namanya.  Kalau tidak ibu yang orang Indonesia, ibu yang tinggal di jalan bla bla, mamanya A, atau  Istri si B.<span>  </span>Apalagi kalau nama sendiri ini susah diucapin oleh lidah lidah bule, atau lidah vietnam.    </span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">Jadilah mereka lebih menyukai memanggilku  madame from </span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;"> Indo. Jordan&#8217;s mom atau Holland&#8217; wife atau Sam&#8217;s mom.  Ada beberapa yang mau bersusah payah mengingat dan <span> </span>memanggil nama yang dinasi putih dan merahkan oleh orang tua ini dengan <span> </span>Toroi, Tur, Dior yang mirip mirip dengan Tiur pada<span>  </span>awal awal perkenalan.<span>  </span>Tapi waktu membuktikan mereka yang<span>  </span>berhasil memanggil dengan benar <span> </span>adalah mereka yang kemudian menjadi teman akrab.</span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">Apalah arti sebuah nama? Katanya, bahkan Shakespeare sendiri diisukan tidak bisa mengeja namanya dengan baik.<span>  </span>Mungkin pada era dia, nama memang tidak begitu penting.<span>  </span>Karena hanya ratu yang penting, yang berkuasa, yang menetukan.<span>  </span>Yang lainnya adalah rakyat biasa yang bisa menjadi luar biasa<span>  </span>atau dikenal karena kemurahan hati ratu sang <span id="more-15"></span>penguasa.<span>  </span>Kemurahan hati yang muncul karena karena karyanya<span>  </span>yang luar biasa.<span>  </span>Tercipta melalui jalan panjang, dibayar mahal oleh keringat dan airmata si pencipta.<span>  </span>Karya karya yang kemudian terbukti menjadi karya yang abadi,<span>  </span>tak luntur dimakan jaman.</span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">Jaman memang <span> </span>sudah berubah, <span> </span>sang penguasa tunggal sudah ketinggalan jaman.<span>  </span>Hasil karya bisa langsung ada, dipublikasikan tanpa diedit, <span> </span>tanpa biaya dan dibaca oleh siapa saja, dimana saja dan kapan saja.<span>  </span></span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">Entry barrier untuk masuk ke dalam”board untuk dikenal”<span>  </span>hampir tidak ada, terlebih dengan kemajuan IT ini.<span>  </span>Blog blog baru dengan isi yang bermacam macam, dari buku harian, hobi, resep atau apa saja bisa dengan mudah didapat dan diakses oleh siapa saja.<span>  </span>Jalan panjang yang penuh airmata dan keringat itu sudah tidak ada lagi,<span>  </span>Karya mereka? Ada yang baru buka dibuka lahannya lalu ditinggalkan, ada yang seumur jagung dan mungkin sedikit lebih lama dari itu.<span>  </span></span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">Proses yang dipotong hampir menjadi gaya hidup dari penduduk yang tinggal di kota besar, yang mayoritas<span>  </span>mengaku lebih berpendidikan dan lebih memiliki status.<span>  </span></span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">Lihat saja pop mie yang instant untuk sarapan pagi hampir selalu ada di lemari makanan.<span>  </span>Mudah, murah dan cepat katanya.<span>    </span>Hampir tidak ada lagi ibu ibu yang mau capai capai <span> </span>mengulek bumbu dengan tangan, ada blender yang tinggal pencet jadi.<span>  </span>Atau anak anak yang membuat mobil mobilan dari kulit jeruk, ada di Toy’r us dengan warna, suara dan kecepatan yang jauh lebih baik.<span>  </span></span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">Alasan yang tampak masuk akal untuk kepentingan diri kita yang sesaat.<span>  </span>Tapi kita lupa dengan proses yang dipotong itu., berapa banyak MSG atau zat kimia yan dimakan dan disimpan di dalam tubuh.<span>  </span>Racun yang kita masukan setiap hari ke tubuh kita.<span>  </span>Berapa banyak bahan bakar yang habis menggantikan ulekan bumbu 5 menit.<span>  </span>Bahan bakar yang didapat dari proses pengendapan fosil binatng laut jutaan tahun yang habis.<span>   </span>Berapa banyak plastik dan materi materi lain yang tidak bisa didaur ulang dalam jutaan tahun, tetap menjadi sampah untuk banyak generasi sesudahnya?</span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:Arial;">Tapi siapa yang peduli dengan proses yang panjang untuk menikmati hidup dan <span> </span>berkarya, pada jaman ini?<span>  </span>Bahkan calon pemimpin juga lebih mempublikasikan diri dengan kumisnya dari pada janjinya sebagai pemimpin.<span>  </span>“Colok kumisnya”, katanya.<span>  </span>Atau nama nama yang harus diingat dari bupati bukan karyanya keluh seorang ibu yang melihat PR IPS<span>  </span>putrinya.<span>  </span>Dari kecil, generasi instant noodle <span> </span>yang penuh kemanjaan dan kemudahan ini lebih ditekankan bagaimana<span>  </span>pentingnya sebuah nama, pentingnya peng’luar biasa’ an nama yang tidak dikenal dan selalu berganti.<span>  </span>Pentingnya ‘short cut’. Dan pentingnya kepentingan yang sesaat.<span>  </span>Lalu siapa yang peduli lagi dengan jalan panjang dengan airmata dan keringat untuk sebuah kepentingan yang lebih besar? Mungkin hanya orang orang aneh pada jaman ini, yang pada waktunya merekalah yang akan dekat di hati, menjadi teman akrab <span> </span>dan menghasilkan karya besar, abadi seperti Shakespeare yang suka keliru bagaimana mengeja namanya.<span>  </span>What is the name?</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/unpadpsi82.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/unpadpsi82.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/unpadpsi82.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/unpadpsi82.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/unpadpsi82.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/unpadpsi82.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/unpadpsi82.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/unpadpsi82.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/unpadpsi82.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/unpadpsi82.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/unpadpsi82.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/unpadpsi82.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=15&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/12/arti-sebuah-nama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/07d509844546b409c6ea1597370a6acc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggrekayah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://unpadpsi82.files.wordpress.com/2007/12/tiur02.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tiur03</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>APAKAH ENGKAU MENCINTAINYA ?</title>
		<link>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/12/apakah-engkau-mencintainya/</link>
		<comments>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/12/apakah-engkau-mencintainya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Dec 2007 00:24:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggrekayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[alumni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/12/apakah-engkau-mencintainya/</guid>
		<description><![CDATA[  By : Tiurida Hutabarat, Desember 11, 2007  
Dimana Engkau Tuhan?
Anakku mengerang kesakitan
Tidakah Engkau bisa memberi bantuan?
Katanya  Engkau bisa menyembuhkan.



Mengapa Rabbi?
Mengapa kau biarkan anakku nyeri?
Menjalani operasi dan operasi
Rasa sakit yang tidak pernah berhenti



Apakah Engkau sibuk, begitu sibuknya selama ini?
Menolong nenek mencari kunci?
Menolong anak yang terkilir kaki?
Menolong anak muda yang patah hati?



Atau  apakah Engkau lupa, begitu lupanya
Karena anakku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=12&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="right">  <span style="font-size:14pt;"><font color="#ff00ff" face="Times New Roman"><em>By : Tiurida Hutabarat, Desember 11, 2007</em></font></span> <span style="font-size:14pt;"></span> </p>
<p align="left"><em><font color="#0000ff">Dimana Engkau Tuhan?</font></em></p>
<address><em><font color="#0000ff">Anakku mengerang kesakitan</font></em></address>
<address><em><font color="#0000ff">Tidakah Engkau bisa memberi bantuan?<a href="http://unpadpsi82.files.wordpress.com/2007/12/tiur01.jpg" title="tiur"><img align="right" width="171" src="http://unpadpsi82.files.wordpress.com/2007/12/tiur01.thumbnail.jpg?w=171&#038;h=190" alt="tiur" height="190" /></a></font></em></address>
<address><em><font color="#0000ff">Katanya  Engkau bisa menyembuhkan.</font></em></address>
<address></address>
<address></address>
<address></address>
<address><em><font color="#99cc00">Mengapa Rabbi?</font></em></address>
<address><em><font color="#99cc00">Mengapa kau biarkan anakku nyeri?</font></em></address>
<address><em><font color="#99cc00">Menjalani operasi dan operasi</font></em></address>
<address><em><font color="#99cc00">Rasa sakit yang tidak pernah berhenti</font></em></address>
<address></address>
<address></address>
<address></address>
<address><em><font color="#ff6600">Apakah Engkau sibuk, begitu sibuknya selama ini?</font></em></address>
<address><em><font color="#ff6600">Menolong nenek mencari kunci?</font></em></address>
<address><em><font color="#ff6600">Menolong anak yang terkilir kaki?</font></em></address>
<address><em><font color="#ff6600">Menolong anak muda yang patah hati?</font></em></address>
<address></address>
<address></address>
<address></address>
<address><em><font color="#ff00ff">Atau  apakah Engkau lupa, begitu lupanya</font></em></address>
<address><em><font color="#ff00ff">Karena anakku terbiasa tanpa  cahaya, tanpa bicara</font></em></address>
<address><em><font color="#ff00ff">Atau apakah engkau tidak peduli ,?</font></em></address>
<address><em><font color="#ff00ff">Apakah anakku sudah bisa berlari atau sekedar  berdiri<span id="more-12"></span></font></em></address>
<address></address>
<address></address>
<address></address>
<address><em><font color="#0000ff">Bapaku, Tuhanku, Rabbiku,  aku minta ampun</font></em></address>
<address><em><font color="#0000ff">Tapi jangan anakku, jangan dia yang hukum</font></em></address>
<address><em><font color="#0000ff">Dia berhak bermain, bermanja atau sekedar  tersenyum</font></em></address>
<address><em><font color="#0000ff">Menikmati masa muda yang penuh  cita dan cinta dengan jantung berdentum</font></em></address>
<address></address>
<address></address>
<address></address>
<address><em><font color="#993300">Engkau diam selama ini, Tuhan, dan tetap terdiam</font></em></address>
<address><em><font color="#993300">Sampai Engkau memanggilnya dalam kelam</font></em></address>
<address><em><font color="#993300">Tidak ada rasa sakit dan lelah . Yang  tertinggal wajah tentram.</font></em></address>
<address><em><font color="#993300">Kulitnya begitu halus, merah muda dengan bibir tersenyum .</font></em></address>
<address></address>
<address></address>
<address></address>
<address><em><font color="#99cc00">Anakku begitu damai dalam tidur panjangnya.</font></em></address>
<address><em><font color="#99cc00">Gagah dalam jas baru dan sepatu kulitnya</font></em></address>
<address><em><font color="#99cc00">Nyaman dalam rumah barunya</font></em></address>
<address><em><font color="#99cc00">Engkau memanggilnya dalam kesendiriannya</font></em></address>
<address></address>
<address></address>
<address></address>
<address><em><font color="#ff99cc">Kusadari Engkau selalu ada disebelahnya menemaninya </font></em></address>
<address><em><font color="#ff99cc">Dalam sakitnya dan sepinya</font></em></address>
<address><em><font color="#ff99cc">Begitu dalam dan khusus Engkau mencintaiNya</font></em></address>
<address><em><font color="#ff99cc">Anakku, engkau adalah milikNya</font></em></address>
<address></address>
<address></address>
<address></address>
<address><font color="#ff99cc"><font color="#000000">NB : </font><span style="font-size:10pt;"><font color="#000000"><font face="Times New Roman">Immanuel lahir 24 des 1993 meninggal 27 Juni 2007, selama hampir 14 tahun <span> </span>sakit.<span>  </span>Menderita multiple skeloris, yang disebabkan oleh virus yang diperolehnya ketika dia dilahirkan dan menyebabkan kerusakan otak yang parah.<span>  </span>Tidak bisa bicara, tidak bisa melihat, tidak bisa bergerak.<span>  </span><span> </span>Menjalani lebih dari sepuluh kali brain surgery.<span>  </span>Dia adalah contoh bagi keluarga (terutama bagi aku ibunya) bagaimana <span> </span>menjadi pemenang dan menjalani hidup dengan sabar dan berpasrah pada Tuhan</font></font></span></font></address>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/unpadpsi82.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/unpadpsi82.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/unpadpsi82.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/unpadpsi82.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/unpadpsi82.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/unpadpsi82.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/unpadpsi82.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/unpadpsi82.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/unpadpsi82.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/unpadpsi82.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/unpadpsi82.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/unpadpsi82.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=12&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/12/apakah-engkau-mencintainya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/07d509844546b409c6ea1597370a6acc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggrekayah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://unpadpsi82.files.wordpress.com/2007/12/tiur01.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tiur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Balada Dua Puluh Lima Tahun Kebersamaan</title>
		<link>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/07/balada-dua-puluh-lima-tahun-kebersamaan/</link>
		<comments>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/07/balada-dua-puluh-lima-tahun-kebersamaan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Dec 2007 02:57:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggrekayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[alumni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/07/balada-dua-puluh-lima-tahun-kebersamaan/</guid>
		<description><![CDATA[ Oleh : Tachrul Tjondro
Tahun 2007 akan segera berakhir namun tidak untuk kebersamaan kita dua puluh lima tahun kebersamaan yang terbangun akan terus terangkai menjalin simpul-simpul batin mengukuhkan silahturahmi keluarga besar Psikologi UNPAD82
 &#8230;
Masih terbayang dalam ingatan pertama kali kita menjejakan kaki di Dago Pojok nampak sisa-sisa sebaran abu letusan Gunung Galunggung yang mulai menipis masih menyelimuti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=8&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p> <em><font color="#ff00ff"><strong>Oleh : Tachrul Tjondro</strong></font></em></p>
<p>Tahun 2007 akan segera berakhir namun tidak untuk kebersamaan kita dua puluh lima tahun kebersamaan yang terbangun akan terus terangkai menjalin simpul-simpul batin mengukuhkan silahturahmi keluarga besar Psikologi UNPAD82<img align="right" width="244" src="http://unpadpsi82.files.wordpress.com/2007/12/kenanganos82-2.thumbnail.jpg?w=244&#038;h=279" alt="kenanganos82-2.jpg" height="279" style="width:238px;height:278px;" /></p>
<p> &#8230;</p>
<p>Masih terbayang dalam ingatan pertama kali kita menjejakan kaki di Dago Pojok nampak sisa-sisa sebaran abu letusan Gunung Galunggung yang mulai menipis masih menyelimuti rerumputan hijau dan permukaan dedaunan dihalaman bangunan kuno dengan lorong-lorong dan selasar yang unik angin segar masih terasa semilir menyebarkan aroma pohon pinus dan cemara suara kicau burung masih nyaring terdengar diantara deru-deru kendaraan yang mulai merambah daerah yang hening dan indah dirangkaian bukit-bukit Dago diiringi sambutan hangat dan bersahabat dari civitas akademi Fakultas Psikologi UNPAD. Wajah-wajah kita yang ceria dan segar mulai saling bertemu, berkumpul dan menyapa menjadi perhatian dan sorotan para senior yang ingin tahu tampang <em>adik baru</em>nya aneka aturan dan tata tertib mulai dikenalkan mereka kepada kita aneka reaksi mulai muncul, aneka perbedaan mulai terasa, aneka perlakuan mulai dikenakan meluluh lantakan keegoan kita terlebur jadi satu dalam prosesi orientasi diiringi hymne UNPAD, hymne Fapsi dan Godeamus melahirkan ikatan batin dan kebersamaan keluarga besar Psikologi UNPAD Angkatan 82</p>
<p><span id="more-8"></span></p>
<p align="left">&#8230;</p>
<p>Waktu  bergulir tanpa terasa dalam kegiatan perkuliahan kekhasan dan kelebihan-kelebihan diantara kita  mulai terlihat rentang prestasi mulai terpapar tawa canda tetap mewarnai tahu Mang Ipit jadi favorit kita disaat jeda sedu sedan menyelingi hiruk pikuknya tugas perkuliahan menembus batas-batas pemahaman filsofi, anatomi dan aneka mahzab membentuk pemahaman perilaku manusia berdasarkan kemampuan kita masing-masing</p>
<p> Kebersamaan dan persahabatan tak selamanya berlangsung satu persatu kawan-kawan kita mulai pergi di  awal perkuliahan, pertengahan hingga akhir kuliah perpisahan tak dapat dielakan namun kesedihan menjadi tak terasa tergantikan dengan kesibukan  kita masing-masing paper, tugas kelompok, mid semester, ujian, praktikum, laporan, kasuistik, stase dijurusan  dan skripsi menjadi keseharian kita ditambah lagi tugas perkembangan dewasa muda  terbentang dihadapan kita mencari nafkah untuk mandiri <em><u><font color="#ff00ff">mencari kekasih hati , menikahi atau dinikahi kekasih hati, membina keluarga ataupun tetap sendir</font>i, </u></em>meniti karir, meraih prestasi, mencari eksitensi dan makna hidup. Semuanya berjalan terus &#8230;.terus&#8230;&#8230;.dan terus tanpa henti menjadi bagian dari kehidupan  kita</p>
<p>Kebersamaan kita seolah sirna, hubungan diantara kita sesekali tersambung reuni, undangan hajatan, dan seminar menjadi ajang yang paling sering merekatkan kita komunikasi kita menjadi tanpa batas dengan hadirnya email dan telepon seluler, hubungan kita  menjadi lebih  menghangat dan akrab untuk sebagian dari kita namun belum untuk seluruhnya</p>
<p>&#8230;</p>
<p>Kawan, puji syukur kita panjatkan kepada Sang Pencipta yang telah mengizinkan kita untuk masih berbagi hingga kini kita masih bisa bertukar ceritera tentang anak, suami, istri dan aktivitas kita bisa terus berkarya  menerapkan pengetahuan psikologi diberbagai profesi kita masih bisa  menjalani kehidupan ini dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing yang mandiri untuk itu sudah sepantasnya  kita selalu ucapkan beribu-ribu kata terima kasih kepada Tuhan meskipun kampus kita tidak di Dago Pojok lagi</p>
<p>Dengan akan berakhirnya tahun 2007</p>
<p>bukan berati akan berakhirnya kisah haru birunya kebersamaan kita</p>
<p>dengan ide, harapan dan cita-cita yang mulai tercetus dan terus mengalir</p>
<p>kita tingkatkan kebersamaan ini melalui program partisipatif, edukatif dan social</p>
<p>semoga semua ini bisa terwujud dan perilaku kita bisa jadi kenangan anak-anak kita didalam menjalani kebersamaannya dengan ibu dan ayahnya yang menjadi bagian dari keluarga besar Psikologi UNPAD 82</p>
<p>yang selalu mampu menghadirkan senyum, tawa, canda dan kebahagian buat semua</p>
<p>Amin.</p>
<p>Sukatani, Cimanggis Depok</p>
<p>7 Desember 2007</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/unpadpsi82.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/unpadpsi82.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/unpadpsi82.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/unpadpsi82.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/unpadpsi82.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/unpadpsi82.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/unpadpsi82.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/unpadpsi82.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/unpadpsi82.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/unpadpsi82.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/unpadpsi82.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/unpadpsi82.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=8&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/07/balada-dua-puluh-lima-tahun-kebersamaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/07d509844546b409c6ea1597370a6acc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggrekayah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://unpadpsi82.files.wordpress.com/2007/12/kenanganos82-2.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kenanganos82-2.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>NEUROFEEDBACK THERAPY: SUATU ALTERNATIF RAWATAN MENGATASI KANAK-KANAK BERMASALAH (ADD/ADHD)</title>
		<link>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/07/neurofeedback-therapy-suatu-alternatif-rawatan-mengatasi-kanak-kanak-bermasalah-addadhd/</link>
		<comments>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/07/neurofeedback-therapy-suatu-alternatif-rawatan-mengatasi-kanak-kanak-bermasalah-addadhd/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Dec 2007 00:08:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggrekayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/07/neurofeedback-therapy-suatu-alternatif-rawatan-mengatasi-kanak-kanak-bermasalah-addadhd/</guid>
		<description><![CDATA[oleh : GOPEY @Drs. Muhamad Sophian Nazaruddin, MA(Psy)  
Pengenalan
 Kanak-kanak sebagai generasi penerus sesuatu bangsa perlu mendapat perhatian yang sepatutnya dari aspek perkembangannya samada fizikal mahupun psikologikal. Dewasa ini fenomena kanak-kanak yang menghadapi masalah dalam proses pembelajaran  di sekolah terlihat semakin meningkat. Salah satu daripadanya adalah kanak-kanak yang didiagnosis mengalami ADD (Attention Deficit Disorder) dan ADHD (Attention [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=6&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="font-size:10pt;"><strong><font face="Tahoma">oleh : GOPEY @</font></strong></span><em><span style="font-size:10pt;"><strong><font face="Tahoma">Drs. Muhamad Sophian Nazaruddin, MA(Psy)</font></strong></span></em><strong><font face="Tahoma"> </font></strong><strong><font face="Tahoma"> </font></strong></p>
<p align="left" style="text-align:left;margin:0;" class="MsoBodyText"><strong><font face="Tahoma">Pengenalan</font></strong></p>
<p><strong><font face="Tahoma"> </font></strong><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">Kanak-kanak sebagai generasi penerus sesuatu bangsa perlu mendapat perhatian yang sepatutnya dari aspek perkembangannya samada fizikal mahupun psikologikal. Dewasa ini fenomena kanak-kanak yang menghadapi masalah dalam proses pembelajaran<span>  </span>di sekolah terlihat semakin meningkat. Salah satu daripadanya adalah kanak-kanak yang didiagnosis mengalami ADD (<em>Attention Deficit Disorder</em>) dan ADHD (<em>Attention Deficit Hiperactive Disorder</em>). </font></span><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">Ciri-ciri tingkahlaku kanak-kanak ini antaranya adalah:</font></span></p>
<ul>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">Kerap menggerak tangan atau kaki atau menggeliang-geliut di tempat duduk,</font></span></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">selalu meninggalkan tempat duduk ketika di kelas, </font></span></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">selalu berlari ke sana ke mari atau suka memanjat dan pada kebanyakan masa kelihatan kekok, </font></span></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">kerap menghadapi masalah untuk bermain atau melakukan aktiviti riadah secara senyap, </font></span></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">banyak bercakap, <span id="more-6"></span></font></span></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">sering bergerak cergas atau kerap bertindak seolah-olah “digerakkan oleh motor”, </font></span></span><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span> </span></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">tempoh tumpuan yang singkat, </font></span></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">sering gagal memberi tumpuan yang teliti kepada butir-butir terperinci atau cuai serta membuat kesilapan semasa membuat kerja sekolah atau aktiviti-aktiviti lain, </font></span></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">selalu tidak mematuhi arahan dan gagal menyiapkan kerja sekolah, kerja harian atau tugas, </font></span></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">kerap mengalami masalah untuk mengatur tugas dan aktiviti-aktiviti,</font></span></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">kerap mengelak, </font></span></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">tidak suka atau keberatan hendak melakukan sesuatu tugas yang memerlukan tumpuan yang lama (seperti kerja sekolah atau kerja rumah), </font></span></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">selalu kehilangan barang (misalnya pensil, pemadam, buku atau tugasan sekolah, mainan dan sebagainya), </font></span></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">tumpuan mudah bertukar dari satu aktiviti ke satu aktiviti lain, </font></span></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">mudah pelupa walaupun tidak sepatutnya jika mengikut usia dan keupayaan, </font></span></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">selalu memberi jawapan sebelum soalan lengkap diajukan, </font></span></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">kurang sabar dan hadapi masalah ketika menunggu giliran, </font></span></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">sering mengganggu atau mencelah perbualan atau aktiviti orang lain,</font></span></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">sering membuat pertimbangan yang salah dan mudah mengalami kemalangan</font></span></span><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma"> </font></span></li>
</ul>
<p align="left" style="line-height:150%;text-align:left;margin:0;" class="MsoBodyText"><strong><font face="Tahoma">Rawatan Neurofeedback</font></strong></p>
<p><strong><font face="Tahoma"> </font></strong><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">Proses rawatan yang biasa dilakukan pada kanak-kanak ini pada masa ini adalah dengan menggunakan ubat-ubatan (misalnya penggunaan Ritalin) sebagai usaha untuk mengurangkan darjah aktiviti mereka. </font></span><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">Neurofeedback dewasa ini telah menjadi satu kaedah rawatan yang berkesan untuk merawat kanak-kanak yang mengalami ADD/ADHD. Penggunaan teknologi canggih (komputer) sebagai media untuk melatih otak kanak-kanak ADD/ADHD yang dikatakan berada dalam keadaan ‘<em>disregulation</em>’ telah begitu berjaya dilakukan di Amerika dan Negara Barat lainnya.</font></span><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">Kaedah ini dilaksanakan dengan sangat mudah dan tidak membawa sebarang kesan sampingan (<em>side effect</em>) kepada kanak-kanak berbanding penggunaan ubat-ubatan yang hanya memberikan kesan sementara dan kesan sampingan lainnya seperti rasa mengantuk, sakit kepada dan sebagainya. Kanak-kanak hanya diminta untuk duduk dan memperhatikan monitor komputer yang memperlihatkan suatu bentuk animasi yang sangat menarik bagi mereka. Kanak-kanak hanya diminta untuk dapat membuat pergerakan animasi berkenaan dengan menggunakan imajinasi sahaja, tanpa perlu membuat sebarang pergerakan motorik tangan mahupun kaki seperti lazimnya melakukan aktiviti permainan komputer (seperti menggunakan tetikus ataupun joystick). </font></span><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">Kejayaan rawatan ini telah dibuktikan secara jayanya di antaranya oleh Susan Othmer dari EEG Institute di California, USA. Beliau telah melatih lebih daripada 3000 orang profesional dari berbagai negara dalam pelbagai bidang seperti, ahli psikologi, terapis, psikiatris, pekerja sosial dan profesional di bidang kesihatan mental lainnya. Penulis pula telah mendapat kesempatan untuk mengikuti kursus ini secara intensif dari beliau di California.</font></span><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma"> </font></span></p>
<p style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;" class="MsoBodyText"><strong><font face="Tahoma">Penutup</font></strong></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;line-height:150%;"><font face="Tahoma">Penulis berharap dapat melakukan suatu langkah awal di negara ini untuk menolong kanak-kanak bermasalah (ADD/ADHD) dengan menggunakan kaedah rawatan yang telah dibuktikan keberkesanannya. Tanpa sokongan dari masyarakat dan agensi kerajaan ianya mustahil untuk dapat diaplikasikan secara meluas. Oleh itu, tulisan ringkas ini diharap dapat membuka minda dan membawa kepada kemaslahatan masyarakat secara amnya untuk dapat membantu kanak-kanak berkenaan sebagai penerus kehidupan suatu bangsa.</font></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/unpadpsi82.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/unpadpsi82.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/unpadpsi82.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/unpadpsi82.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/unpadpsi82.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/unpadpsi82.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/unpadpsi82.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/unpadpsi82.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/unpadpsi82.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/unpadpsi82.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/unpadpsi82.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/unpadpsi82.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=6&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/07/neurofeedback-therapy-suatu-alternatif-rawatan-mengatasi-kanak-kanak-bermasalah-addadhd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/07d509844546b409c6ea1597370a6acc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggrekayah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SUKSESNYA PARA PENIKMAT RUMAH</title>
		<link>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/06/suksesnya-para-penikmat-rumah/</link>
		<comments>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/06/suksesnya-para-penikmat-rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Dec 2007 02:14:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggrekayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/06/suksesnya-para-penikmat-rumah/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Pangarsini Savitri

Kalau ada orang tanya apa yang paling David –seorang teman kerja-  inginkan saat ini. Jawabnya sudah pasti adalah ”pulang” ke rumahnya yang damai. Melihat istrinya yang keibuan dan murah senyum serta mendengar tawa si kecil yang baru berusia 9 tahun. Tetapi yang paling utama adalah mencurahkan seluruh beban pikiran selama di proyek [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=5&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;margin:0;"><span><font color="#000000"><font face="Trebuchet MS">Oleh : <span style="font-size:12pt;"><font face="Trebuchet MS"><strong>Pangarsini Savitri</strong></font></span></font></font></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span><font color="#000000"><font face="Trebuchet MS"><span style="font-size:12pt;"></span></font></font></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span><font color="#000000"><font face="Trebuchet MS">Kalau ada orang tanya apa yang paling David –seorang teman kerja-<span>  </span>inginkan saat ini. Jawabnya sudah pasti adalah ”pulang” ke rumahnya yang damai. Melihat istrinya yang keibuan dan murah senyum serta mendengar tawa si kecil yang baru berusia 9 tahun. Tetapi yang paling utama adalah mencurahkan seluruh beban pikiran selama di proyek kepada sang istri. </font></font></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span><font color="#000000"><font face="Trebuchet MS">Pekerjaan Bapak David sebagai desainer produk di sebuah perusahaan IT adalah jenis pekerjaan yang menuntutnya harus sering pergi ke luar kota atau luar negeri untuk waktu yang lama. Berminggu bahkan sebulan penuh untuk urusan implementasi produk baru. Berbeda dengan hidup di rumah yang hangat, hidup jauh diperantauan yang dingin dan sepi punya cerita sendiri. Kultur baru, team baru, client yang banyak maunya serta merasa diri mereka selalu benar <span> </span>dan kemampuan produk baru yang tidak sepenuhnya siap pakai (walaupun sudah pass QA). Mau bilang apa? Itu sudah resiko pekerjaan.<span id="more-5"></span></font></font></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span><font color="#000000"><font face="Trebuchet MS">Sayangnya, begitu<span>  </span>tiba di rumah , bukan kedamaian yang David peroleh. Walaupun seluruh penderitaannya sudah dicurahkan kepada sang istri, <span> </span>pikirannya tetap masih terasa berat. Khatarsis kepada istri pasti berguna tapi mungkin solusi nyata juga dibutuhkan. Sang istri memang mendengar dengan sepenuh hati tetapi kesulitan memberi masukan karena memang tidak memiliki pengetahuan tentang itu. Maka mulailah mimpi-mimpi buruk di proyek menghantui tanpa bisa dicegah. David mulai menjadi penikmat obat tidur. Kecemasan akan kegagalan di proyek baru, demand perusahaan yang rasanya harus dipikul sendiri dan wajah client yang berkerut-kerut karena tidak cocok dengan solusi yang ia tawarkan selalu menghantui. Bahkan berbagai gejala penyakit psikosomatis mulai datang ke tubuhnya dan menjadi kian parah seiiring dengan makin dekatnya waktu untuk kembali ke proyek. <!-- D(["mb","\u003c/font\&amp;gt;\u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt;text-align:justify\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\" color\u003d\"#000000\"\&amp;gt; \u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt;text-align:justify\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont color\u003d\"#000000\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\"\&amp;gt;Bagaimana ini? Mengapa rumah bisa tidak mampu meredam stress dari luar (pekerjaan)? Apa yang salah dengan rumah Bapak David ? Jawabnya adalah tidak ada yang salah dengan rumahnya karena rumah bukan tempat untuk melarikan diri dari kecemasan dan kegagalan di luar. Jangan berharap istri bisa menjadi figur konsultan seperti Gede Pama yang akan memberi the right solution for the problem. \u003c/font\&amp;gt;\u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt;text-align:justify\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\" color\u003d\"#000000\"\&amp;gt; \u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt;text-align:justify\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont color\u003d\"#000000\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\"\&amp;gt;Kegagalan dan kecemasan di lingkungan di luar rumah seyogyanya dituntaskan dahulu sebelum kaki kita menginjak keset ”welcome home”. Sehingga anak-istri tidak jadi korban –baik langsung maupun tidak langsung. Betapa tidak adil jika kita melampiaskan kemarahan pada anak istri atau menjadi sakit-sakitan sehingga tidak mampu menyenangkan anak-istri. Kalau kita begitu betah pulang ke rumah, mungkin kita harus membuka diri bahwa ”rumah” sebagai tempat yang nyaman dan penuh kebersamaan harus kita bangun pula di tempat kerja. \u003cspan\&amp;gt; \u003c/span\&amp;gt;\u003c/font\&amp;gt;\u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt;text-align:justify\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\" color\u003d\"#000000\"\&amp;gt; \u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt;text-align:justify\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont color\u003d\"#000000\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\"\&amp;gt;Hikmah itulah yang aku petik dari kisah sukses Abi, juga seorang teman dari bagian desain produk. Proyek-proyek yang dipegang Bapak Abi hampir selalu sukses dan yang paling penting ia kelihatan menikmati tugas-tugasnya. Secara pekerjaan, sebenarnya yang dilakukan Abi dan David sama saja. List permintaan client sama panjangnya, kultur sama barunya dan client yang cerewet serta teman kerja baru",1] );  //--></font></font></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span><font color="#000000"><font face="Trebuchet MS">Bagaimana ini? Mengapa rumah bisa tidak mampu meredam stress dari luar (pekerjaan)? Apa yang salah dengan rumah Bapak David ? Jawabnya adalah tidak ada yang salah dengan rumahnya karena rumah bukan tempat untuk melarikan diri dari kecemasan dan kegagalan di luar. Jangan berharap istri bisa menjadi figur konsultan seperti Gede Pama yang akan memberi the right solution for the problem. </font></font></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span><font color="#000000"><font face="Trebuchet MS">Kegagalan dan kecemasan di lingkungan di luar rumah seyogyanya dituntaskan dahulu sebelum kaki kita menginjak keset ”welcome home”. Sehingga anak-istri tidak jadi korban –baik langsung maupun tidak langsung. Betapa tidak adil jika kita melampiaskan kemarahan pada anak istri atau menjadi sakit-sakitan sehingga tidak mampu menyenangkan anak-istri. Kalau kita begitu betah pulang ke rumah, mungkin kita harus membuka diri bahwa ”rumah” sebagai tempat yang nyaman dan penuh kebersamaan harus kita bangun pula di tempat kerja. <span> </span></font></font></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span><font color="#000000"><font face="Trebuchet MS">Hikmah itulah yang aku petik dari kisah sukses Abi, juga seorang teman dari bagian desain produk. Proyek-proyek yang dipegang Bapak Abi hampir selalu sukses dan yang paling penting ia kelihatan menikmati tugas-tugasnya. Secara pekerjaan, sebenarnya yang dilakukan Abi dan David sama saja. List permintaan client sama panjangnya, kultur sama barunya dan client yang cerewet serta teman kerja baru <!-- D(["mb","\u003cspan\&amp;gt;  \u003c/span\&amp;gt;semuanya berpotensi membuat frustasi. \u003c/font\&amp;gt;\u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt;text-align:justify\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\" color\u003d\"#000000\"\&amp;gt; \u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt;text-align:justify\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont color\u003d\"#000000\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\"\&amp;gt;Abi juga orang rumahan, artinya\u003cspan\&amp;gt;  \u003c/span\&amp;gt;sama seperti David, ia punya rumah yang nyaman di Jakarta, istri cantik dan anak yang manis. Kembali ke rumah selalu jadi tujuan setelah bepergian ke luar Jakarta. \u003c/font\&amp;gt;\u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\" color\u003d\"#000000\"\&amp;gt; \u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt;text-align:justify\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont color\u003d\"#000000\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\"\&amp;gt;Mengapa bisa begitu berbeda? \u003cspan\&amp;gt; \u003c/span\&amp;gt;\u003cspan\&amp;gt; \u003c/span\&amp;gt;Mereka berdua sama-sama orang ”rumahan” . Secara knowledge mereka setara. Achievement need ? Rasanya sama-sama tinggi walaupun keduanya bukan tipe manusia workalkoholic. Yang berbeda bisa jadi adalah cara mereka menikmati hidup di rantau. \u003c/font\&amp;gt;\u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\" color\u003d\"#000000\"\&amp;gt; \u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt;text-align:justify\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont color\u003d\"#000000\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\"\&amp;gt;Jika jauh dari rumah, Abi berusaha membangun suasana \u003cspan\&amp;gt; \u003c/span\&amp;gt;”rumah” di\u003cspan\&amp;gt;  \u003c/span\&amp;gt;perantauan. Seperti layaknya sebuah rumah yang penuh kebersamaan, ia tidak pernah mau merasa sendirian menanggung beban pekerjaan dan selalu melibatkan anggota teamnya untuk berbagi derita. Dead line proyek dan\u003cspan\&amp;gt;  \u003c/span\&amp;gt;tuntutan customer harus disosialisasikan dengan baik agar semua anggota team punya persepsi yang sama. Walaupun untuk menyamakan persepsi anggota team membuat mereka harus bekerja sampai malam-malam bahkan pagi. Tidur jam 2 pagi, bukan hal yang luar-biasa , kalau tidak mau disebut rutinitas. Tetapi mereka terlihat ”happy” karena beban ditanggung bersama-sama.\u003cspan\&amp;gt;  \u003c/span\&amp;gt;Ini jelas berbeda dengan David yang suka menanggung beban seorang diri karena merasa anggota team tidak capable untuk\n diajak diskusi. ",1] );  //--><span>  </span>semuanya berpotensi membuat frustasi. </font></font></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span><font color="#000000"><font face="Trebuchet MS">Abi juga orang rumahan, artinya<span>  </span>sama seperti David, ia punya rumah yang nyaman di Jakarta, istri cantik dan anak yang manis. Kembali ke rumah selalu jadi tujuan setelah bepergian ke luar Jakarta. </font></font></span></p>
<p style="margin:0;"><span></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span><font color="#000000"><font face="Trebuchet MS">Mengapa bisa begitu berbeda? <span> </span><span> </span>Mereka berdua sama-sama orang ”rumahan” . Secara knowledge mereka setara. Achievement need ? Rasanya sama-sama tinggi walaupun keduanya bukan tipe manusia workalkoholic. Yang berbeda bisa jadi adalah cara mereka menikmati hidup di rantau. </font></font></span></p>
<p style="margin:0;"><span></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span><font color="#000000"><font face="Trebuchet MS">Jika jauh dari rumah, Abi berusaha membangun suasana <span> </span>”rumah” di<span>  </span>perantauan. Seperti layaknya sebuah rumah yang penuh kebersamaan, ia tidak pernah mau merasa sendirian menanggung beban pekerjaan dan selalu melibatkan anggota teamnya untuk berbagi derita. Dead line proyek dan<span>  </span>tuntutan customer harus disosialisasikan dengan baik agar semua anggota team punya persepsi yang sama. Walaupun untuk menyamakan persepsi anggota team membuat mereka harus bekerja sampai malam-malam bahkan pagi. Tidur jam 2 pagi, bukan hal yang luar-biasa , kalau tidak mau disebut rutinitas. Tetapi mereka terlihat ”happy” karena beban ditanggung bersama-sama.<span>  </span>Ini jelas berbeda dengan David yang suka menanggung beban seorang diri karena merasa anggota team tidak capable untuk diajak diskusi. <!-- D(["mb","\u003c/font\&amp;gt;\u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\" color\u003d\"#000000\"\&amp;gt; \u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt;text-align:justify\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont color\u003d\"#000000\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\"\&amp;gt;Client –some how - harus diperlakukan sebagai anggota keluarga yang dimengerti kekhawatiran-kekhawatirannya sehingga pada akhirnya -atas kesadaran sendiri - belajar menekan complain dan ikut memikirkan masalah bagaimana software baru ini bisa diimplementasikan dengan mulus. \u003c/font\&amp;gt;\u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\" color\u003d\"#000000\"\&amp;gt; \u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt;text-align:justify\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont color\u003d\"#000000\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\"\&amp;gt;Kultur baru ditaklukkan dengan membaur dan menerima kultur tersebut apa adanya tanpa merugikan diri sendiri. Dimulai dari hal-hal yang perifer sampai ke kebiasaan setempat. Sama seperti kita mencoba memahami mengapa istri kita lebih suka baca buku daripada nonton Jazz di Ancol. Dan pelan-pelan- dengan suka-rela kita mulai mengurangi acara nonton Jazz di Ancol supaya bisa bersama istri. Mungkin tidak bisa jadi kutu buku tetapi paling tidak kita bersama ada di rumah. \u003c/font\&amp;gt;\u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\" color\u003d\"#000000\"\&amp;gt; \u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt;text-align:justify\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont color\u003d\"#000000\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\"\&amp;gt;Begitulah Abi mulai mencoba memakai baju batik setiap hari Jumat atau baju barong seperti layaknya kebiasaan di tempat kerja client. Mencoba\u003cspan\&amp;gt;  \u003c/span\&amp;gt;belajar main bilyar dan menikmatinya sehingga bisa tertawa bersama-sama jika bola putih masuk ke lubang. \u003c/font\&amp;gt;\u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt;text-align:justify\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\" color\u003d\"#000000\"\&amp;gt; \u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt;text-align:justify\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont color\u003d\"#000000\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\"\&amp;gt;Kesuksesan tidak pernah diperoleh sendirian melainkan merupakan kerja-sama team. Masalahnya bagaimana jika orang-orang di team terdiri dari character-character yang sulit . Diproyek David, penyakit salah-salahan pun (kambing-hitam) datang. Satu demi satu orang dikeluarkannya dari proyek karena dinilai tidak capable atau tidak bisa berkomunikasi (karena banyak informasi tidak diupdate kedirinya) . Dilain tempat, Abi mencoba melihat masalah sebagai sesuatu yang harus diselesaikan bersama, layaknya keluarga. Bekerja terlalu serius kadang membuat ide-ide kreatif tidak berani menampakkan diri. Sama seperti seorang ayah yang galak minta ampun dan penuh punishment. Hampir bisa dipastikan anaknya menghindar.",1] );  //--></font></font></span></p>
<p style="margin:0;"><span></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span><font color="#000000"><font face="Trebuchet MS">Client –some how &#8211; harus diperlakukan sebagai anggota keluarga yang dimengerti kekhawatiran-kekhawatirannya sehingga pada akhirnya -atas kesadaran sendiri &#8211; belajar menekan complain dan ikut memikirkan masalah bagaimana software baru ini bisa diimplementasikan dengan mulus. </font></font></span></p>
<p style="margin:0;"><span></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span><font color="#000000"><font face="Trebuchet MS">Kultur baru ditaklukkan dengan membaur dan menerima kultur tersebut apa adanya tanpa merugikan diri sendiri. Dimulai dari hal-hal yang perifer sampai ke kebiasaan setempat. Sama seperti kita mencoba memahami mengapa istri kita lebih suka baca buku daripada nonton Jazz di Ancol. Dan pelan-pelan- dengan suka-rela kita mulai mengurangi acara nonton Jazz di Ancol supaya bisa bersama istri. Mungkin tidak bisa jadi kutu buku tetapi paling tidak kita bersama ada di rumah. </font></font></span></p>
<p style="margin:0;"><span></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span><font color="#000000"><font face="Trebuchet MS">Begitulah Abi mulai mencoba memakai baju batik setiap hari Jumat atau baju barong seperti layaknya kebiasaan di tempat kerja client. Mencoba<span>  </span>belajar main bilyar dan menikmatinya sehingga bisa tertawa bersama-sama jika bola putih masuk ke lubang. </font></font></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span><font color="#000000"><font face="Trebuchet MS">Kesuksesan tidak pernah diperoleh sendirian melainkan merupakan kerja-sama team. Masalahnya bagaimana jika orang-orang di team terdiri dari character-character yang sulit . Diproyek David, penyakit salah-salahan pun (kambing-hitam) datang. Satu demi satu orang dikeluarkannya dari proyek karena dinilai tidak capable atau tidak bisa berkomunikasi (karena banyak informasi tidak diupdate kedirinya) . Dilain tempat, Abi mencoba melihat masalah sebagai sesuatu yang harus diselesaikan bersama, layaknya keluarga. Bekerja terlalu serius kadang membuat ide-ide kreatif tidak berani menampakkan diri. Sama seperti seorang ayah yang galak minta ampun dan penuh punishment. Hampir bisa dipastikan anaknya menghindar. <!-- D(["mb","\u003c/font\&amp;gt;\u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\" color\u003d\"#000000\"\&amp;gt; \u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt;text-align:justify\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont color\u003d\"#000000\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\"\&amp;gt;Mungkin kalau David mau lebih membuka hati, seperti Abi, hidupnya akan lebih nikmat dan tidak sendirian. Membangun suasana kerja di proyek menjadi sebuah rumah yang penuh dengan kebersamaan. Mendiskusikan setiap masalah bersama dengan arahan dari team leader adalah usaha untuk itu. \u003c/font\&amp;gt;\u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\" color\u003d\"#000000\"\&amp;gt; \u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt;text-align:justify\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"SV\"\&amp;gt;\u003cfont color\u003d\"#000000\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\"\&amp;gt;Tanpa maksud menggurui, cerita ini hanya\u003cspan\&amp;gt;  \u003c/span\&amp;gt;sekelumit pengalaman dari hidup yang sudah dilalui. Betapa segala-sesuatu harus kita nikmati, atau kita desain ulang agar bisa dinikmati. Lingkungan kerja dibuat sedemikian rupa agar bisa menimbulkan perasaan ”betah” dan penuh kebersamaan seperti halnya sebuah rumah. Semua aspek yang bisa menimbulkan perasaan ”homey” pasti menolong untuk para pekerja di perantauan. Hanya satu pesan, tolong jangan cari isteri baru di parantauan. Cukup satu saja di Jakarta. \u003c/font\&amp;gt;\u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\u003c/div\&amp;gt;\n\u003cdiv\&amp;gt; \u003c/div\&amp;gt;\n\u003cdiv\&amp;gt; \u003c/div\&amp;gt;\n\u003cdiv\&amp;gt; \u003c/div\&amp;gt;\n\u003cdiv\&amp;gt;\n\u003cdiv\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt\"\&amp;gt;\u003cb\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"FR\" style\u003d\"font-size:12pt\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\"\&amp;gt;Pangarsini Savitri\u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/b\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt\"\&amp;gt;\u003cspan lang\u003d\"FR\" style\u003d\"font-size:10pt\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\"\&amp;gt;PT SIGMA CIPTA CARAKA\u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt\"\&amp;gt;\u003cspan style\u003d\"font-size:10pt\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\"\&amp;gt;Phone +62 21 5388538\u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt\"\&amp;gt;\u003cspan style\u003d\"font-size:10pt\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\"\&amp;gt;Fax\u003cspan\&amp;gt;     \u003c/span\&amp;gt;+62 21 5388505\u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt\"\&amp;gt;\u003cspan style\u003d\"font-size:10pt\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\"\&amp;gt; \u003c/font\&amp;gt;\u003c/span\&amp;gt;\u003c/p\&amp;gt;\n\u003cp style\u003d\"margin:0in 0in 0pt\"\&amp;gt;\u003cfont face\u003d\"Trebuchet MS\"\&amp;gt;",1] );  //--></font></font></span></p>
<p style="margin:0;"><span></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span><font color="#000000"><font face="Trebuchet MS">Mungkin kalau David mau lebih membuka hati, seperti Abi, hidupnya akan lebih nikmat dan tidak sendirian. Membangun suasana kerja di proyek menjadi sebuah rumah yang penuh dengan kebersamaan. Mendiskusikan setiap masalah bersama dengan arahan dari team leader adalah usaha untuk itu. </font></font></span></p>
<p style="margin:0;"><span></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span><font color="#000000"><font face="Trebuchet MS">Tanpa maksud menggurui, cerita ini hanya<span>  </span>sekelumit pengalaman dari hidup yang sudah dilalui. Betapa segala-sesuatu harus kita nikmati, atau kita desain ulang agar bisa dinikmati. Lingkungan kerja dibuat sedemikian rupa agar bisa menimbulkan perasaan ”betah” dan penuh kebersamaan seperti halnya sebuah rumah. Semua aspek yang bisa menimbulkan perasaan ”homey” pasti menolong untuk para pekerja di perantauan. Hanya satu pesan, tolong jangan cari isteri baru di parantauan. Cukup satu saja di Jakarta. </font></font></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/unpadpsi82.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/unpadpsi82.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/unpadpsi82.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/unpadpsi82.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/unpadpsi82.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/unpadpsi82.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/unpadpsi82.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/unpadpsi82.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/unpadpsi82.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/unpadpsi82.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/unpadpsi82.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/unpadpsi82.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=5&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/06/suksesnya-para-penikmat-rumah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/07d509844546b409c6ea1597370a6acc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggrekayah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SKETSA  SAAT HUJAN DI MEGAPOLITAN JAKARTA</title>
		<link>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/06/sketsa-saat-hujan-di-megapolitan-jakarta/</link>
		<comments>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/06/sketsa-saat-hujan-di-megapolitan-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Dec 2007 00:44:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggrekayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/06/sketsa-saat-hujan-di-megapolitan-jakarta/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Tachrul Tjondro
Langit yang terang ditengah hari berangsur-angsur meredup    ditimpa gumpalan awan mendung yang semakin lama semakin  menghitam. Beribu-ribu orang bahkan sampai jutaan orang   yang  berpijak ditanah megapolitan Jakarta menengadah  menyongsong kehadirannya sambil menghela nafas panjang.  Nampaknya hujan deras akan segera turun dan bila sudah seperti itu dapat dipastikan bahwa kawan-kawannya si hujan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=4&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Oleh : Tachrul Tjondro</p>
<p>Langit yang terang ditengah hari berangsur-angsur meredup    ditimpa gumpalan awan mendung yang semakin lama semakin  menghitam. Beribu-ribu orang bahkan sampai jutaan orang   yang  berpijak ditanah megapolitan Jakarta menengadah  menyongsong kehadirannya sambil menghela nafas panjang.  Nampaknya hujan deras akan segera turun dan bila sudah seperti itu dapat dipastikan bahwa kawan-kawannya si hujan yang tak tahu diri itu akan datang secara perlahan dan mampu menghanyutkan bahkan menenggelamkan apa saja yang menolak kehadirannya..  <span id="more-4"></span>Orang-orang itu secara otomatis tanpa dikomando terutama kaum ibu dan wanita bergegas-gegas mengemasi dan memindahkan barang-barang serta harta benda lainnya  ketempat yang aman dari siraman derasnya siraman hujan maupun seretan air hujan.<br />
 <br />
Kilatan petir diiringi suara halilintar mulai terlihat dan terdengar. Rintik  hujan perlahan-perlahan berubah semakin melebat. Orang-orang berlarian mencari tempat berteduh. Jendela-jendela rumah mulai ditutupi. Dalam sekejap tak ada lagi orang yang beraktivitas terbuka dibawah langit yang gelap. Para ibu memanggili anak-anaknya untuk masuk kerumah. Para pedagang kaki lima menyelimuti dagangnya serapat mungkin. Deru mobil dan bisingnya suara sudah tak terdengar lagi terkalahkan suara hujan yang semakin melebat. Laju kendaraan dijalanan mulai dikurangi oleh para pengemudi. Jalan-jalan yang berada dibawah jalan susun mulai dipenuhi para pengendara motor yang berteduh. Semakin banyak orang berteduh semakin sempit ruas jalan yang tersisakan untuk kendaraan lain yang melaju. Kawan-kawannya si hujan sudah mulai datang. Air mulai mengenang dan secara perlahan semakin tinggi. Mobil-mobil yang ada diseluruh ruas jalan mulai berhenti. Sumbatan terjadi dimana-mana. Dalam saat yang sama orang menghela nafas panjang. Terbayangkan waktu yang akan terbuang dan kesia-sian dalam menunggu redanya hujan dan hilangnya sumbatan kemacetan. Gerutuan, umpatan, obrolan yang tak berujung pangkal, sapaan dari telepon genggam, suara musik, suara penyiar diradio sudah menjadi sesuatu yang tak asing dilihat. Kegeraman mulai terpancarkan diwajah-wajah mereka, namun tidak untuk orang-orang yang saat itu mensyukuri akan  hadirnya rahmat dari sang pencipta melalui hujan meskipun air menggenangi mereka dimana-mana. Wajah mereka tetap tenang. Mulut dan batinnya tak pernah berhenti berdoa untuk keselamatan dan kelancaran dalam menjalani kehidupan hari ini. Juga masih terdengar tawa bahagia anak-anak penjaja jasa payung dan orang-orang yang mendorong kendaraan yang mogok karena banjir. Tukang gorengan laris manis. Penjaja bakpao dipintu masuk tol berlari pontang panting menghampiri lambai tangan dari mobil-mobil yang diam mengantri. Nampaknya disaat hujan mereka dapatkan rizki untuk menyambung hidup disaat teriknya panas matahari.<br />
 <br />
Sudah hampir satu jam hujan belum juga reda. Kepanikan mulai terjadi dipemukiman-pemukiman. Listrik mulai padam. Air hujan mulai menggenangi jalanan dan dalam waktu yang singkat sudah mampu mengangkat kursi-kursi dan perabotan rumah. Semua barang-barang mulai bergerak dan bergelimpangan. Jeritan anak dan wanita, juga teriakan orang kepanikan mulai terdengar. Upaya mereka mengungsikan barang sebelum hujan sudah tidak ada artinya. Air sudah tidak bisa dibendung lagi meraih apa saja ditempat ketinggian manapun. Semua orang mulai keluar membawa apa saja yang bisa dibawa ketempat yang lebih tinggi. Dalam sekejap tempat penampungan dipenuhi desakan orang yang mencari tempat yang aman dan kering untuk berteduh. Tangisan bayi dan teriakan orang-orang semakin keras berbaur dalam hiruk pikuknya teriakan pencarian kenyamanan dan keselamatan dalam derasnya hujan. Semua orang sibuk dengan keselamatan dirinya dan keluarganya. Demikian juga aparat yang berwenang, tak kuasa untuk menjalankan tugasnya. Mereka dalam kesulitan yang sama. Kepandaian mereka menjadi tumpul dan tak berdaya. Aneka jurus penyelamatan yang dilatihkan pada saat tidak banjir tidak berlaku lagi. Kenyataan berbeda dengan teori saat latihan.  Lagi,  umpatan-umpatan begitu ringannya keluar dari setiap mulut yang mengalami derita disaat banjir. Sumbangan yang datang tak pernah mencukupi dan tak mampu menenangkan kegundahan dan kemarahan semua warga.  Semua kebaikan yang datang dicerca dan dihujat. Tak terlihat sedikitpun rasa terima kasih saat pertolongan tiba, yang ada hanya kemarahan dan kemarahan. Pada saat yang sama dibagian lain dari megapolitan Jakarta didalam gedung-gedung pencakar langit nampak para petinggi dan pemegang kuasa berbusa-busa berdebat dan berebut melahirkan teori dan rencana untuk kepentingan mereka sendiri. Terkadang masih terdengar bahak mereka disela-sela hujan yang deras mentertawakan hiruk pikuknya derita banyak orang.<br />
 <br />
Hampir dua setengah jam hujan mulai mereda, namun tidak langsung diikuti dengan surutnya air. Para lelaki mulai meninggalkan tempat penampungan untuk menengok harta benda mereka dirumah masing-masing. Wabah diare begitu cepat merebak di dimana-mana. Banyak anak-anak dan balita yang terserang. Pasalnya air bersih sulit didapat dan hajat manusia berbaur dengan air yang menggenang menjadi penyebab utama. Saat itu jutaan orang yang menderita lebih banyak dibandingkan orang bahahagia. Mereka sudah tak tahu lagi, kepada siapa lagi mereka berharap untuk bisa merasakan nikmatnya berteduh disaat musim hujan tanpa harus dibayangi kecemasan dan ketakutan akan derita ditempat penampungan. Tuhan dimata mereka seakan sudah tak dipercaya lagi. Kegamangan akan pertolonganNya mulai menggerogoti hati mereka dari waktu kewaktu. Orang dermawan dengan berbagai latar tujuan menjadi tumpuan harapan bukan lagi Tuhan mereka.<br />
 <br />
Malam telah tiba.Jalanan masih banyak yang digenangi air dan mulai surut perlahan. Lalu lintas mulai bergerak lambat. Lampu mobil yang dipancarkan membuat guratan cahaya yang indah dari gedung-gedung pencakar lagit.  Denyut aktivitas anak-anak manusia dimegapolitan Jakarta mulai mengeliat lagi. Orang mulai berbenah lagi nampak seperti tidak terjadi apa-apa. Orang yang menderita mulai bisa melupakan kemalangannya. Orang yang tak tersentuh banjir seolah  tak merasakan adanya penderitaan disekitarnya. Hingar bingar musik dan lantunan merdu hasil karya pekerja seni mengalun lagi. Penjaja bakpao, tukang gorengan serta anak-anak penjaja jasa pulang dengan riang gembira walau tahu rumah mereka sudah tergenang air hingga sebahu orang dewasa. Semua aparat mulai berteori lagi dan mengunakan biaya anggaran untuk kepentingan yang berbau pribadi dan membantu dengan sigap pada pihak yang jelas imbalan keuntungan yang didapatnya. Tak ada lagi upaya nyata untuk atasi derita yang berulang. Semua sibuk mencapai tujuan masing-masing. Pengerukan tanah, pembangunan gedung, pembangunan sarana dan fasilitas berlangsung tumpang tindih mulai berlangsung lagi. Kesemrawutan  muncul ada dimana-mana. Seakan tak ada yang mampu mengendalikan. Semua menjanjikan akan hadirnya sebongkah harapan untuk menyambung hidup. Derita tiada  akhir boleh bergulir, namun harapan untuk bertahan masih menggumpal bak gunung es dikutub utara. Kehidupan dibelantara megapolitan terus berlanjut hingga turunnya hujan dihari-hari mendatang yang tak pernah ada seorangpun yang tahu dengan pasti kapan datang dan perginya sang hujan.<br />
 <br />
 <br />
Sukatani, Cimanggis. 4 Desember 2007<br />
Tetesan air hujan dari talang air masih  terdengar halus menimpa daun pakis dibawah jendela kamarku.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/unpadpsi82.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/unpadpsi82.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/unpadpsi82.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/unpadpsi82.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/unpadpsi82.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/unpadpsi82.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/unpadpsi82.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/unpadpsi82.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/unpadpsi82.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/unpadpsi82.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/unpadpsi82.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/unpadpsi82.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=4&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/12/06/sketsa-saat-hujan-di-megapolitan-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/07d509844546b409c6ea1597370a6acc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggrekayah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEPATU DAN NYANYIAN</title>
		<link>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/11/26/sepatu-dan-nyanyian/</link>
		<comments>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/11/26/sepatu-dan-nyanyian/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Nov 2007 07:34:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggrekayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[PUISI]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/11/26/sepatu-dan-nyanyian/</guid>
		<description><![CDATA[By Tiurida Hutabarat untuk Immanuel yang sekarang sudah jadi malaikat Nov 2007
Begitu banyak doa agar sepatu itu  cepat usang  
karena kau pakai berlari dan bergaya.
Begitu banyak lagu dinyanyikan dan buku dibacakan
 agar kau bisa berkata mama 
dan kita akan bercerita banyak sesudahnya.
Kau terlahir begitu khusus.
 Disini dan saat ini tidak pernah datang
Sepatumu masih tersimpan dalam kotaknya
Bahasamu masih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=3&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><font size="5" face="Times New Roman"><font color="#339966"><em><span><font size="4"><font face="Times New Roman">By Tiurida Hutabarat untuk Immanuel yang sekarang sudah jadi malaikat </font></font></span><span><font size="3"><font face="Times New Roman">Nov 2007</font></font></span></em></font></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font size="3" face="Times New Roman">Begitu banyak doa agar sepatu itu<span>  </span>cepat usang<span>  </span></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font size="3" face="Times New Roman"><span></span>karena kau pakai berlari dan bergaya.</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font size="3" face="Times New Roman">Begitu banyak lagu dinyanyikan dan buku dibacakan</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font size="3" face="Times New Roman"> agar kau bisa berkata mama </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font size="3" face="Times New Roman">dan kita akan bercerita banyak sesudahnya.</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font size="3" face="Times New Roman">Kau terlahir begitu khusus.</font></p>
<p><span><font size="3" face="Times New Roman"> </font></span><span><font size="3"><font face="Times New Roman">Disini dan saat ini tidak pernah datang</font></font></span></p>
<p><span></span><span><font size="3"><font face="Times New Roman">Sepatumu masih tersimpan dalam kotaknya</font></font></span></p>
<p><span></span><span><font size="3"><font face="Times New Roman">Bahasamu masih bahasa malaikat yang tidak kumengerti</font></font></span></p>
<p><span></span><span><font size="3"><font face="Times New Roman">Disana, <span> </span>suatu saat, aku yakini</font></font></span></p>
<p><span></span><span><font size="3"><font face="Times New Roman">Akan mendengarmu menyanyi, suaramu sangat merdu nak&#8230;</font></font></span></p>
<p><span></span><span><font size="3"><font face="Times New Roman">Melihatmu menari, sepatumu terlihat usang.<span>  </span></font></font></span></p>
<p><span><font size="3"><font face="Times New Roman"><span></span>Kau perlu yang baru nak ? tidak mama katamu, aku sekarang<span>  </span>bisa terbang.</font></font></span><span><font size="3" face="Times New Roman"> </font></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/unpadpsi82.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/unpadpsi82.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/unpadpsi82.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/unpadpsi82.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/unpadpsi82.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/unpadpsi82.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/unpadpsi82.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/unpadpsi82.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/unpadpsi82.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/unpadpsi82.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/unpadpsi82.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/unpadpsi82.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=3&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/11/26/sepatu-dan-nyanyian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/07d509844546b409c6ea1597370a6acc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggrekayah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Datang</title>
		<link>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/11/14/hello-world/</link>
		<comments>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/11/14/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Nov 2007 00:28:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggrekayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Alumni Psikologi Universitas Pajajaran Angkatan 82, berkumpul dan bergabung untuk saling share dan bertukar informasi untuk kita bersama
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=1&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Alumni Psikologi Universitas Pajajaran Angkatan 82, berkumpul dan bergabung untuk saling share dan bertukar informasi untuk kita bersama</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/unpadpsi82.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/unpadpsi82.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/unpadpsi82.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/unpadpsi82.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/unpadpsi82.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/unpadpsi82.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/unpadpsi82.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/unpadpsi82.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/unpadpsi82.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/unpadpsi82.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/unpadpsi82.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/unpadpsi82.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unpadpsi82.wordpress.com&blog=2118121&post=1&subd=unpadpsi82&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unpadpsi82.wordpress.com/2007/11/14/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/07d509844546b409c6ea1597370a6acc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggrekayah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>